10 Tips Mendaki Gunung yang Aman saat Musim Hujan

Diposting pada

rekamjejak — Musim hujan memang menjadi masalah tersendiri bagi mereka yang suka mendaki gunung. Saat musim hujan, aktivitas mendaki akan menjadi semakin sulit, karena medannya yang licin dan cuaca yang tidak bersahabat. Terlebih bagi pemula, mendaki gunung saat musim hujan lebih berbahaya jika tidak dilakukan dengan benar. Bagi anda yang ingin mendaki saat musim hujan, ada baiknya menerapkan beberapa tips berikut ini agar pendakian anda tetap aman dan nyaman. Check this out !

Persiapan yang Matang

Dalam kamus pendaki, tidak ada kata “kurang persiapan” saat ingin mendaki, sekalipun ke gunung yang mudah untuk didaki. Apalagi saat musim hujan, tentu memerlukan persiapan-persiapan matang yang harus anda lakukan sebelum berangkat. Yang paling diutamakan yaitu kondisi badan atau kesehatan. Untuk menjaga kesehatan, cobalah untuk perbanyak minum air, asupan vitamin C yang cukup serta latihan fisik yang akan membuat stamina dan daya tahan tubuh anda meningkat.

Memilih Gunung dengan Jalur Singkat dan Ringan

Hal ini juga perlu diperhatikan. Jangan terlalu memaksakan diri untuk bermalam di gunung saat musim hujan. Anda bisa mencoba mendaki gunung dengan metode tek-tok yang artinya begitu sampai, anda bisa langsung turun dari puncak. Berkemah saat musim hujan memiliki kesulitan tersendiri. Oleh sebab itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak nyaman ada baiknya anda memilih jalur pendakian yang singkat dan medannya ringan, sehingga anda mempunyai waktu pendakian yang cepat. Gunung pundak dan Gunung Panderman menjadi salah satu gunung yang direkomenasikan.

Memilih Barang Bawaan Secukupnya

 

 

 

 

 

 

 

Membawa barang bawaan yang berlebih akan berakibat fatal jika anda tidak bisa membawanya di jalur pendakian, lebih-lebih saat musim hujan. Karena yang jelas, ketika musim hujan jalur pendakian akan meningkat kesulitannya. Ada baiknya anda harus memilih-milih barang bawaan yang berguna saja.

Melapisi Tas dengan Kantung Kedap Air

Agar air hujan tidak dalam tas, baiknya anda melapisi tas dengan kantung kedap air. Jika anda tidak mempunyai kantung tersebut, anda juga bisa menggunakan trashbag (kantung plastik kresek besar warna hitam tersebut juga bisa menjadi penyelamat barang-barang anda di dalam tas agar tidak basah).

Mengaplikasikan Teknik Layering dengan Tepat

Bagi anda yang sudah paham dengan teknik layering dalam berpakaian, maka anda bisa melanjutkan perjalanan dengan nyaman dan aman walau di tengah-tengah hujan. Jika anda bisa menggunakan teknik ini dengan tepat, anda tidak perlu takut kebasahan dan bisa menjaga tubuh tetap hangat dalam pendakian.

Ponco dan BoonieHat

Dua barang ini sering kali terlewatkan oleh para pendaki, karena mereka beranggapan barang tersebut tidak terlalu perlu untuk dibawa. Padahal ponco dan BoonieHat adalah salah satu barang yang bisa menyelamatkan anda dari air hujan saat pendakian.

Gunakan Boots bukan Sandal

 

 

 

 

 

 

 

 

Saat musim hujan, jalur pendakian akan menjadi becek. Salah besar jika anda menggunakan sandal untuk melewati lumpur yang ada di jalur pendakian. Oleh sebab itu, sepatu boots kulit anti air merupakan salah satu barang yang direkomendasikan untuk anda yang akan mendaki gunung saat musim hujan.

Menggunakan Trekking Pole

 

 

 

 

 

 

Terkadang barang yang satu ini juga terlupakan oleh para pendaki. Padahal, jalur bebatuan dan tanah yang licin karena hujan akan mudah anda lewati saat menggunakan trekking pole. Barang yang satu ini akan menjaga keseimbangan anda saat mendaki sehingga bisa mempercepat waktu perjalanan anda.

Nah, itulah tips mendaki saat musim hujan. Jadi bagi anda yang sudah mengagendakan pendakian saat ini, tidak ada salahnya untuk menerapkan beberapa tips di atas demi kenyamanan dan keamanan anda saat mendaki. Karena mendaki saat musim hujan memiliki risiko yang tinggi. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Explore terus keindahan Indonesia dan salam LESTARI!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *